Senin, 13 Oktober 2008

Mesin pembuat kiamat tambah cepet

'


Hari kiamat sedang jadi perbincangan hangat di Negara Eropa. Keributan itumenyusul akan meluncurnya mesin penghancur partikel mega besar Large HadronCollider (LHC) yang bertujuan untuk menjelajahi bumi guna mencari tahu asal usulterbentuknya alam semesta.

Keributan publik itu disambut dingin oleh para peneliti yang turun tangan dalamproyek LHC. Menurut mereka LHC sudah harus mulai dipakai dan uji cobanya akanberlangsung tak lama lagi. Banyak pihak mengkhawatirkan uji coba itu akanmenimbulkan lubang hitam (black hole) dengan daya tarik gravitasi kuat yangditakutkan bisa menghisap seluruh isi di bumi.

Ketakutan yang dianggap tak berasal itu ditolak keras ketua Departemen Astronomidan Astrofisika dari University of Chicago Edward “Rocky” Kolb.

“Inilah eksperimen yang ada di perbatasan pengetahuan kita tentang alam. Inilahsaatnya membuka pintu menuju teritori yang belum pernah tejamah. Ketimbang hanyamembuat sebuah lubang hitam yang merusak bumi, kami melakukan uji coba ini untukmenjelajahi seluk beluk alam,” ujar Kolb dalam pernyataannya seperti yangdikutip dari Reuters, Jumat (12/9/2008).

Menanggapi pernyataan dari pihak ilmuwan, sebuah kelompok yang menamakan dirimereka Masyarakat Penentang The Large hadron Collider (Citizens Against TheLarge Hadron Collider), mengajukan tuntutan untuk menjegal proyek itu agar urungterjadi, dengan diperkuat juga alasan telah jatuh korban berkaitan gembar-gemborproyek ini. Kabarnya, seorang gadis remaja berusia 16 tahun meninggal bunuh dirikarena keburu trauma dengan laporan berita tentang prediksi hari kiamat yangrumornya ditimbulkan LHC.

Ribut-ribut itu tampaknya tak perlu terjadi karena sampai sejauh ini tidak adasatupun ledakan yang terjadi. Terlebih menurut pembelaan para ilmuwan, padaproyek ini mereka ?hanya? mengedarkan sinar proton ke seantero terowonganakselerator sepanjang 17 mil atau sekitar 27 km yang terletak di perbatasanPerancis-Swiss.

“Ketakutan berlebih itu tak perlu dihiraukan. Sebelumnya alam semesta sudahpernah melakukan eksperimen ini, dan posisi kami disini hanya merekonstruksiulang. Sinar kosmik dulu pernah menabrak bulan dengan energi yang lebih besartapi nyatanya tidak menimbulkan lubang hitam dan tidak menelan habis bulan. Samasaja dengan apa yang akan kami lakukan. Bumi tidak akan ditelan oleh lubanghitam hanya karena proyek ini,” tegas Kolb

Sebelumnya prediksi hari kiamat ini sudah pernah terdengar. Pertama kali padasaat Enrico Fermi akan menguji coba reaktor nuklir pertama bertempat di lapangan olahraga University of Chicago pada tahun 1943. Kala itu diprediksikan percobaan tersebut bisa meluluhlantakkan seantero Chicago. Yang kedua, simpang siur hari kiamat terdengar sesaat sebelum pembukaan Relativistic Heavy Ion Collider diBrookhaven National Laboratory pada tahun 1999. Kedua ramalan itu tak terbuktikebenarannya.

Tidak ada komentar: